suara itu tidak bertumpu pada retorika, juga tidak membakar emosi dengan teriakan. suara itu sepenuhnya bertumpu pada kebenaran, membangun semangat dengan meyakinkan akal, menggelorakan jiwa dengan makna bukan dengan sekedar kata-kata, dengan ketenagnan bukan dengan provokasi dan dengan hujjah bukan dengan hasutan.
voice.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar